Rincian tentang Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Kemdikbud

Hai, Ketemu lagi dengan saya kali ini mau membahas rincian tentang Beasiswa Unggulan Masyarakat Berperestasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Jadi di post sebelumnya, saya sempat menceritakan pengalaman saya mengikuti seleksi Beasiswa Unggulan dari Kemdikbud. Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang Beasiswa itu sendiri, jadi untuk kalian yang penasaran silahkan simak lebih lanjut!

Tanggal 19 Mei 2017 kemarin, saya dan penerima Beasiswa lainnya berkumpul untuk penandatanganan kontrak. Kebetulan saya masuk area Yogyakarta, jadi kebanyakan yang datang adalah mereka yang kuliah di Jogja dan Jawa Tengah. (Saya kurang tahu mengenai pembagian area)

Kami diundang ke Hotel Tjokro Style yang lokasinya sama dengan saat wawancara. Datang sebelum jam 8 pagi langsung naik ke lantai 2 di bagian Hall untuk pemberian materi Beasiswa.

Sebelum masuk hall, kami harus antri dulu untuk menentukan urutan penandatanganan kontrak. Menurut pengamatan saya, orang yang diundang alias lolos seleksi Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi jumlahnya kurang lebih 200 orang. Dan jumlah itu sudah campur antara S3, S2 dan S1.

Sempat mengobrol dengan beberapa teman sebelah ternyata kebanyakan dari mereka sedang kuliah S2! dari sini saya mendadak minder, secara masih anak S1 semester 2 juga!

Oke move on ke penjelasan dan ketentuan penerima Beasiswa.

  • Menerima Beasiswa Lain

Beasiswa Unggulan Kemdikbud ini mencakup Biaya Kuliah (UKT/SPP/Kredit SKS dan yang bisa dianggap biaya kuliah), Biaya Hidup (Setiap bulan), Biaya Buku (Setiap Tahun). Para penerima beasiswa dilarang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa. Maksudnya, jika kalian sudah menerima beasiswa ini maka tidak boleh menerima beasiswa yang juga menanggung biaya kuliah, biaya hidup dan biaya buku.

Jika para penerima membutuhkan biaya penelitian terutama mahasiswa S2, mereka diperbolehkan mencari Beasiswa lain yang komponennya tidak sama. Jadi Beasiswa lain itu murni hanya untuk biaya penelitian ataupun biaya lain selain diatas.

  • Pembatalan Beasiswa

Para penerima Beasiswa TIDAK BOLEH Mengundurkan diri jika sudah menandatangani kontrak dengan pihak BU Kemdikbud. Jika seandainya, penerima beasiswa mengundurkan diri, maka akan dikenakan denda DUA KALI LIPAT dari nominal Beasiswanya.

Contoh kasus yang diceritakan adalah, seandainya kalian mendaftar Beasiswa BU pada saat kuliah jurusan A lalu sudah diterima, tiba-tiba kalian ingin ikut SBMPTN lagi untuk pindah jurusan Z, maka hal ini termasuk mengundurkan diri dan kalian diwajibkan membayar denda ke pihak Kemdikbud. Beasiswa hanya diberikan untuk jurusan A! jadi jika kalian pindah, otomatis beasiswa juga hangus.

  • Kewajiban Penerima

Sekedar info, pihak kemdikbud hanya memberikan Beasiswa penuh selama masa studi alias 4 tahun untuk S1, 2 tahun untuk S2 dan 3 tahun untuk S3. Jika kalian belum selesai kuliah dalam kurun waktu tersebut, maka pihak kemdikbud tidak akan menanggung biaya kuliah kalian semester berikutnya.

Selain itu, untuk penerima Beasiswa On Going (yang sudah menempuh proses kuliah), Beasiswa hanya akan diberikan sesuai sisa semester yang tersisa.

Contohnya saja, saya mendaftar BU saat saya masih semester 2, Maka pihak BU hanya memberikan 3 tahun Biaya Kuliah, Biaya Hidup dan Biaya Buku. Uang yang saya keluarkan pada semester 1 dan 2 tidak akan diganti pihak BU.

Selain itu, Mahasiswa penerima Beasiswa BU harus mendapat IP semester 2.75 untuk S1 dan 3.00 untuk S2. Jika dalam suatu kali IP Semester yang didapat dibawah standar itu, maka Beasiswa akan dipotong 5%. Lalu, jika penerima mendapat IP dibawah standar dua kali berturut-turut maka beasiswa mereka akan DICABUT.

Selain itu, setiap semester akan ada laporan nilai kepada pihak BU. Maksimal 1 bulan setelah semester berakhir, Mahasiswa harus sudah mengupload nilai-nilainya. Di akhir masa kuliah, Mahasiswa juga harus mengisi rangkuman mengenai tugas akhir dan mengupload tugas akhir (Skripsi/Tesis) ke website BU. Jadi, Beasiswa BU itu tetap ada laporan pertanggung jawaban, baik secara akademik maupun keuangan.

  • Nominal Beasiswa

Nominalnya sebenarnya tidak perlu saya sebutkan karena agak sensitif ya. Tapi saya akan memberitahu sedikit mengenai nominal uang yang diberikan pihak BU.

Pertama, untuk Biaya Kuliah itu tergantung dengan biaya masing-masing dari si pendaftar. Biaya ini dibuktikan dengan adanya bukti kongkrit yang menerangkan bahwa uang kuliah kalian benar-benar sebesar itu nominalnya.

Untuk Biaya Buku dan Hidup, Semua penerima beasiswa diberi jumlah yang sama. Hanya ada perbedaan untuk S2 dan S1. Kalau masalah besaran jumlah, saya hanya bisa bilang kalau uang itu sudah mencukupi pengeluaran saya perbulan. Bocoran sedikit, saya sebagai Mahasiswa S1 biasanya hanya menghabiskan minimal Rp. 800.000,00/bulan. Dan BU ini menutupi semua itu bahkan lebih. 🙂

Untuk Biaya buku sebenarnya saya tidak terlalu butuh banyak karena jurusan saya tidak banyak membeli buku (jika dibandingkan dengan kluster saintek). Tapi, alhamdullilah biaya buku ini melebihi ekspektasi saya. Untuk kalian para Mahasiswa dengan jurusan berat seperti kedokteran atau teknik, dengan Biaya buku dari BU insyaallah bisa menutup biaya buku kalian. Kalaupun tidak menutup, setidaknya bisa mengurangi biaya pengeluaran lah ~

Oh ya, Beasiswa Unggulan ini cairnya pertahun ya, jadi kalau sudah cair jangan sembrono atau sembarangan menggunakannya. Selama menerima Beasiswa ini jangan lupa juga dimanfaatkan untuk menabung. Siapa tahu lagi pengen beli novel atau album Korea *ea! #Plak #Abaikan

Intinya, selama biaya masih bisa ditekan lebih baik sisa uangnya juga ditabung. Sekedar info saja, mulai semester depan (tepatnya bulan september) saya tidak akan meminta uang kuliah dan biaya hidup dari orangtua. Mereka cukup membayar biaya kos saya pertahun ~

Sebenarnya Nominal Beasiswa bisa menutup biaya kosan sih, tapi saya memutuskan untuk menabungnya dan membiarkan orangtua menanggung itu saja 😀 haha

Overall, untuk kalian semua yang mau mendaftar Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dari kemdikbud, It’s Worth the Pain and Hard Work!

Jadi selamat mencoba ~!

 

 

 

 

 

 

Iklan

23 thoughts on “Rincian tentang Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Kemdikbud

  1. Mbak saya mau nanya….
    rincian BU untuk masalah pendanaanya gimana si ?
    Apa untuk spp itu, pihak BU yang bayar atau kita dapat uang trus kita yang bayar ? Trus untuk perbulan laporan pembayaran itu gimana apa kita nanti menyerahkan struk pembayaran ? Atau gimana ?

    Mohon penjelasannya

    Terima kasih

    Suka

    1. Jadi begini, Untuk pemberian beasiswa itu akan dikirim ke rekening kamu. Nanti untuk pembayaran uang kuliah kamu sendiri yang akan membayarkannya terus kamu harus laporan ke website BU kalau kamu sudah bayar kuliah (upload bukti pembayaran spp). Untuk biaya hidup tidak usah dilaporkan hanya pembayaran spp saja.

      Suka

  2. mau tanya untuk mengisi rincian biaya apakah harus menggunakan rekening pribadi dan tidak boleh rekening orang tua?karena disitu tidak ada tulisan rekening pribadi tapi di form verifikasi tertulis harus membawa rekening pribadi yang masih aktif mohon jawabannya terima kasih

    Suka

  3. Kak, saya mau nanya lagi , kan saya lulus seleksi administrasi, trus kan ada rincian biaya yang diisi itu batas waktunya kapan ya ? Apa harus segera diisi sebelum wawancara atau bisa kapan saja ?
    .
    Trus maksud BPO/SPP/BPP itu apa ya ?
    .
    Mohon bantuannya

    Suka

    1. Tidak ada batasan waktu tapi lebih baik sebelum wawancara. Karena data tersebut akan dipakai saat penulisan kontrak jika kamu Lolos seleksi.

      Maaf aku sendiri kurang tahu BPO/SPP/BPP itu apa, tapi kalau kamu pakai sistem UKT biasanya tidak akan ada biaya lain lagi selama satu semester jadi cukup ditulis biaya pasti 1 semester saja.

      Suka

  4. Kak, saya mau nanya lagi , kan saya lulus seleksi administrasi, trus kan ada rincian biaya yang diisi itu batas waktunya kapan ya ? Apa harus segera diisi sebelum wawancara atau bisa kapan saja ?
    .
    Trus maksud BPO/SPP/BPP itu apa ya ?
    .
    Mohon bantuannya

    Suka

  5. Mau tanya kalau di rincian biaya ada tahun akademik itu tahun akademik angkatan kita masuk atau tahun akademik semester selanjutnya? Terima kasih

    Suka

  6. Assalamu’alaikum kak. Kak, minta penjelasan dong… saya gak ngerti cara ngisi rincian dana,, cara minta uang buku dan uang saku nya gimana ya? Atau boleh minta kontak kak,,, bener bener bingung ni kak

    Suka

    1. Jujur, kalau rincian dana untuk yang sekarang memang lebih rumit daripada aku dulu, jadi kurang bisa membantu masalah itu. Biaya hidup dan Buku itu sudah ditentukan jadi kamu tidak bisa meminta lagi, cukup Proposal yang diperbagus saja.

      Suka

  7. Assalamu’alaikum mbak.

    Mbak, dalam rincian dana beasiswa tersebut terdiri dari uang spp per semester, biaya hidup dan buku per bulan. Yang saya mau tanya, saat mengisi rincian dana, ketiga biaya tersebut apakah harus kita ubah dulu ke dalam bentuk yang sama? Seperti bulanan/semster/tahunan? Atau kita buat saja spp tetap semester, biaya hidup dan buku tetap bulanan? Saya bener bener bingung mbak, mohon penjelasannya

    Suka

    1. Lihat dulu rincian dana yang diminta itu apanya? Kalau masih dalam tahap seleksi, biasanya cuma TOTAL biaya kuliah. tidak usah merinci biaya hidup dan buku karena jumlahnya sudah ditentukan pihak sana.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s